Halaman

Sabtu, 17 Agustus 2019

Resolusi gambar di Adobe Photoshop

Di blog kali ini kita akan membahas tentang resolusi gambar di Photoshop. kita simak bareng-bareng ya.. 
Perlu di ketahui bahwa ketika kita menggunakan resolusi besar maka akan semakin berat pula proses render dari sebuah gambar pada photoshop hal itu di sebabkan karena kerapatan dari gambar tersebut sangat kecil sehingga menyebabkan software benar benar harus mengolah gambar tersebut secara detail
Ukuran Resolusi merupakan sebuah kerapatan dari sebuah dot (pixle) pada sebuah gambar, apabila kita ingin membuat gambar baru dari photoshop seperti pembuatan gambar banner maka gunakanlah resolusi yang kecil agar dalam pengeditan tidak terlalu berat.
Dalam photoshop cara mengatur resolusi sebelum pengeditan yaitu dengan cara sebagai berikut :
1. Ctrl + N pada photoshop anda, setelah itu anda akan dihadapkan dengan kotak dialog seperti pada gambar dibawah.
Ukuran Resolusi :
  • Untuk keperluan Desain Offset dan Printing seperti gambar prewedding, pas foto ataupun foto keluarga untuk kualitas yang bagus dan tajam maka gunakankan resolusi tinggi yaitu 300 DPI dengan dot/inchi
  • Untuk keperluan cetak outdoor atau indoor gunakan resolusi 100 – 150 DPI
  • Untuk keperluan pembuatan banner maka gunakan resolusi yang kecil yaitu 72 Dpi
Ukuran tersebut dibuat berdasarkan keperluan pemakaian, semakin besar resolusi ,maka semakin rapat pula titik titik pada gambar dan berdampak akan semakin tajam pula gambar yang dibentuk, jika resolusi semakin kecil maka akan semakin jelek pula kualitasnya.





Perlu di ketahui bahwa ketika kita menggunakan resolusi besar maka akan semakin berat pula proses render dari sebuah gambar pada photoshop hal itu di sebabkan karena kerapatan dari gambar tersebut sangat kecil sehingga menyebabkan software benar benar harus mengolah gambar tersebut secara detail.
Sekian mengenai mengenal resolusi gambar di photoshop, semoga bermanfaat.  

Rabu, 14 Agustus 2019

Pewarnaan di photoshop

Baik teman-teman... Tentu saat kita mengedit sesuatu di photoshop tanpa pewarnaan hasil editan kita kurang waww.


pengaturan Photoshop default warna yaitu, pengaturan yang menentukan berbagai warna dan nilai-nilai tonal kita telah tersedia untuk kita saat mengedit dan retouching gambar kami - benar-benar mencegah foto-foto kami dari melihat cara mereka seharusnya, baik bila dilihat pada layar dan ketika dicetak. Dalam tutorial ini, kita akan mempelajari mengapa pengaturan warna default tidak pilihan terbaik dan pengaturan yang akan memberi kita hasil yang lebih baik.
Jadi dalam blog ini, kita akan menjaga hal-hal teknis untuk minimum dan fokus pada apa pengaturan yang benar pada Pengaturan Warna kotak dialog Photoshop seharusnya sehingga Anda dapat mulai mengedit dan retouching foto Anda dengan rentang baru diperluas kemungkinan warna. 
Untuk sampai ke pengaturan warna Photoshop, pergi ke menu Edit di Menu Bar di bagian atas layar dan pilihSettings Warna:
Membuka Pengaturan Warna dari menu Edit di Photoshop CC. Image © 2013 Photoshop Essentials
Ini akan membuka kotak dialog Pengaturan Warna. Jika Anda belum pernah melihat kotak dialog ini sebelumnya, dan jika Anda tahu apa-apa tentang ruang warna dan manajemen warna, mungkin tampak sedikit menakutkan.Jangan khawatir, meskipun, karena ada benar-benar hanya satu pengaturan penting yang perlu kita ubah. 
Untuk langkah selanjutnya,  tunggu blog selanjutnya ya.  

Selasa, 06 Agustus 2019

Kelebihan & Kekurangan Saat Mengedit Di corelDraw X7



5 Kelebihan dan 5 kekurangan Corel Draw Bagi Pengguna




      
      Siapa yang tidak mengenal software desain yang satu ini? Pasti hampir semua designer sudah pernah menggunakan atau minimal mendengar namanya. Coreldraw merupakan aplikasi untuk mendesain grarik 2D, baik berupa brosur,  banner, undangan, dan masih banyak lagi. Adapun kemampuannya sama seperti Photoshop.

Jadi coreldraw bisa disimpulkan merupakan aplikasi PC yang dirancang untuk keperluan grafik, berbasis vektor, berbeda dengan aplikasi PC Photoshop yang dibangun untuk editing photo. Kedua-duanya memiliki kesamaan, Sama-sama bisa digunakan untuk mendesain, tapi target nya agak sedikit berbeda, walaupun di satu sisi terkadang Kita bisa menggunakan software yang satu untuk editing desain yang sebenarnya bisa dikerjakan dengan software yang lain.

1. Hasil gambar berbasis vektor lebih baik


Definisinya, vektor merupakan kumpulan dari bentuk datar polygon yang dibentuk sedemikian rupa dengan perbandingan ratio gambar dan ukuran sehingga menghasilkan apa yang Kita sebut desain gambar. Vektor ini memiliki kelebihan dibandingkan format konvensional Bitmap dimana hasil gambarnya tidak pecah saat diperbesar, karena format vektor memiliki perbandingan ratio, sehingga ukurannya akan relatif terhadap ratio dasarnya. Berbeda dengan format Bitmap yang merupakan format konventional untuk gambar di sistem operasi Windows, saat gambar bitmap diresize atau diperbesar maka gambar akan pecah. Hal itu terjadi karena format Bitmap tidak memiliki perbandingan ratio dan menggunakan satuan titik piksel, sehingga saat diperbesar, satuan pixel pun ikut berubah menjadikan gambarnya menjadi blur.

2. Dukungan format Import / Export yang banyak

Dukungan format file untuk keperluan export / import ini menjadi penting guna portabilitas suatu aplikasi agar bisa dibuka atau minimal di-view di aplikasi lain dari jenis aplikasi yang sama. Adapun untuk dukungan tersebut di aplikasi Coreldraw ini, menyediakan cukup banyak format file populer untuk keperluan export / import, diantaranya adalah : AI – Adobe Illustrator, DWG – AutoCAD, PDF – Adobe Portable Document Format, PSD – Adobe Photoshop,  TIF – TIFF Bitmap dan masih banyak lagi.

Tips Memilih Laptop Untuk Desain Grafis
Aplikasi Desain Rumah
Kelebihan dan Kekurangan Photoshop
Fungsi Freehand Tool
Aplikasi Desain Rumah
3. Kemudahan dalam penggunaan


Coreldraw merupakan sebuah aplikasi yang user-friendly, artinya mudah digunakan baik oleh professioanl maupun oleh pemula sekalipun. Hal ini mengingat disediskannya fitur help, dan bantuan online yang melimpah. Serta Menu-menu dan toolbar yang familiar dan mudah dipelajari sehingga memudahkan para pemula untuk memahami kegunaan dari setiap item pengoperasian yang ada di software Coreldraw ini.

4. Tersedianya banyak tool, baik selection, editing, dan pemberian efek

Hal ini tentunga yang mempermudah dalam mengoperasikan dan menghasilkan gambar yang menarik di coreldraw. Hal ini tentunya menjadi daya tarik tersendiri karena semakin banyak menu dan item yang disediakan dalam suatu software, menandakan bahwa banyak hal yang bisa dilakukan dengan software tersebut, dan ini merupakan daya tarik tersediri dari software lain yang sejenis.

5. Menjadi standar industri dan perusahaan

Aplikasi Coreldraw saat ini sudah menjadi aplikasi standar di dalam berbagai keperluan untuk pengerjaan desain di  berbagai perusahaan. Lembaga-lembaga khursus pun sudah banyak yang menggunakan aplikasi ini sebagai materi yang dimasukkan kedalam materi studinya.


Kekurangan Coreldraw
1. Resource dan ukuran file yang besar

Pada saat ini, rasanya sudah bukan menjadi rahasia umum lagi bahwa jika semakin banyak fitur desain yang disediakan oleh software design, maka akan semakin banyak pula penggunaan resource memory nya. Khususnya pada aplikasi design Coreldraw ini. Disamping penggunaanya menuntut spesifikasi PC yang bisa dibilang cukup mumpuni dalam sektor memory (RAM) dan juga graphic card, ukuran file mentahan yang dihasilkan oleh Coreldraw bisa menjadi cukup besar dengan semakin kompleks bentuk dan rangkaian vektor yang dibuat.  Akan tetapi hal ini sebanding dengan kualitas gambar yang dihasilkan oleh software desain yang satu ini.

2. Saat penggabungan dua objek vektor dan Photo / bitmap kualitas cetakanya kurang memuaskan

Kualitas cetak gambar yang kurang memuaskan ini bisa saja terjadi dikarenakan adanya perbedaan jenis dari kedua gambar yang akan disatukan. Dimana gambar yang satu menggunakan metode penggambaran pixel, dan gambar yang satu lagi berbasis polygon 2d. Membuat kualitas cetakan gambar yang dihasilkan diantara penggabungan keduanya kadang kurang memuaskan. Untuk membuat hasil grafik yang baik, perlu dilakukan sedikit tuning melalui pengaturan gambar, dan juga pada perangkat pencetakan. Hal ini dimaksudkan untuk mendapatkan hasil cetak yang optimal. Pastikan untuk menyimpan pengaturan yang sudah dirubah agar bisa melihat hasil pengaturan yang sudah dibuat tersebut.

3. Pembuatan tabel agak sulit di Coreldraw

Pembuatan tabel di Coreldraw agak sedikit sulit karena Coreldraw sendiri merupakan aplikasi berbasis vektor, berbeda dengan aplikasi word processing yang mana untuk penyisipan tabel relatif mudah. Pada aplikasi berbasis vektor seperti Coreldraw, membutuhkan beberapa klik untuk mendapatkan hasil atau layout tabel yang tepat sesuai yang diinginkan.

4. Tidak cocok untuk pengeditan foto

Hal ini terjadi karen target platform yang berbeda. Dimana Photoshop merupakan aplikasi editing foto bitmap, sedangkan Coreldraw merupakan aplikasi editing Vector. Hal ini merupakan perbedaan yang cukup mendasar untuk dikatakan bahwa aplikasi Coreldraw ini kurang cocok untuk editing foto. Namun demikian, meskipun dikatakan kurang cocok, kita masih bisa melakukan pekerjaan foto sederhana di Coreldraw, meski dengan dukungan yang terbatas.

5. Isu kompatibiltas Untuk File tertentu

Isu yang ada bahwa aplikasi Coreldraw memiliki sedikit masalah kompatibilitas terhadap beberapa versi file yang lebih lama (older file version). Akan tetapi ini tidak mengurangi kemampuannya dalam menangani berbagai kebutuhan editing grafis.

Demikian lah ulasan mengenai kelebihan dan kekurangan Coreldraw, semoga dapat menambah wawasan kepada para pembaca sekalian dan terutama bagi para pemula di bidang desain, untuk mengenal dan menarik minat untuk mempelajari aplikasi design software Coreldraw. Bagaimanapun, penilaian terhadal suatu software bersifat relatif, dan tiap review memiliki point yang berbeda-beda.





Senin, 05 Agustus 2019

Aplikasi Yang Di Gunakan Untuk Mendesain Logo dan Mengedit Foto

Banyak aplikasi yang digunakan untuk mendesain logo dan mengedit foto
Diantaranya yang sering saya pakai untuk mendesain logo yaitu

1. CorelDraw X7




2. Adobe Potoshop



3. Adobe Lightroom




Itu dia teman-teman... apk yang sering dipakai untuk mendesain logo dan edit foto. Masih banyak lagi apk yang bisa dipakai lainnya. Itu tergantung nyamannya saat mendesain. Namun, apk ditas lebih mudah dipakai, menurut saya.

Macam-macam Efek di Potoshop



Berbagai macam editan yang saya buat diantaranya :

1. Efek Pencahayaan




2. Eek Dispersion




3. Flower Magic





Contoh Logo Hasil Karya Sendiri

Fiya Desain adalah jasa yang menerima pesanan desain logo makanan, Logo minuman, Logo perusahaan, Editing foto dan lain-lain.

Beberapa karya yang saya buat :

1. Logo Makanan






2. Logo Perusahaan




3. Logo Minuman





4. Logo Tempat Makan




Sebenarnya masih banyak lagi logo yang saya buat, Namun akan saya posting setiap minggu.
Ditunggu ya teman-teman... 































 

7 Jenis Logo & Penggunaannya

7 Jenis Logo dan Penggunaannya

Berikut tujuh jenis logo dan penggunaannya yang bisa dijadikan referensi untuk bisnismu :

1. Lettermark (Logo Monogram)

jenis logo MonogramJenis ini digunakan oleh beberapa merek atau perusahaan seperti IBM, CNN, HP, HBO dan lainnya. Jika kamu perhatikan, jenis logo ini merepresentasikan kepanjangan dari nama brand terkait. Dengan kata lain jenis ini bisa dianggap sebagai logo dengan inisial nama merek.

Dengan hanya menggunakan dua sampai tiga atau empat lettermark atau huruf, maka masyarakat dapat mudah mengingat logo dan merek tersebut.

Inti dari penggunaan logo ini adalah kesederhanaan. Misalnya saja nama organisasi bernama National Aeronautics and Space Administration. Nama tersebut sulit untuk diingat oleh sebagian orang, karenanya dibuatlah logo NASA sebagai inisial.



2. Wordmark

jenis logo WordmarkMirip dengan jenis lettermark, wordmark adalah logo dengan dasar tulisan dan font yang fokus pada nama perusahaan atau sebuah bisnis secara langsung. Misalnya saja seperti Coca-Cola, Disney, Facebook dan lainnya.

Jenis logo ini akan efektif jika perusahaan atau bisnis memiliki nama yang ringkas/sederhana dan unik.

Karena fokus jenis logo ini terletak pada nama bisnis atau perusahaanmu, maka gunakan font yang sesuai. Misalnya saja bisnis fashion, umumnya menggunakan font yang elegan, berkelas dan juga “bersih”.

Perhatikan beberapa poin ini jika kamu ingin menggunakan jenis lettermark dan wordmark :

Gunakan lettermark jika bisnis atau perusahaanmu memiliki nama yang panjang. Kondensasi nama bisnis menjadi inisial akan menyederhanakan desain dan mempemudah pelanggan untuk mengingat merek kamu.
Gunakan wordmark jika kamu merupakan pebisnis baru yang sedang mencari nama. Pastikan nama merek atau bisnismu pendek sehingga mudah dikenali dan diingat.
Gunakan logo wordmark jika nama bisnis atau merekmu sangat berbeda dari yang lain.
Kedua jenis logo ini mudah diaplikasikan pada alat-alat pendukung promosi. Artinya, jenis logo ini cocok untuk kamu yang baru memiliki bisnis dan ingin mengembangkannya.
3. Pictorial Mark atau Simbol

jenis logo Pictorial MarkJenis pictorial mark (sering disebut simbol), adalah ikon atau sebuah desain yang berbasis grafis. Contohnya adalah logo Apple, Twitter dan Nike. Masing-masing logo perusahaan tersebut mewakili identitasnya masing-masing yang dapat langsung dikenali.

Hal terpenting ketika membuat logo jenis ini adalah gambar atau bentuk apa yang akan kamu buat. Keputusan ini akan terus “melekat” pada merek dan bisnismu. Pasalnya, tidak mudah untuk membuat, apalagi merubah suatu logo karena akan membingungkan pelanggan.

4. Abstrak

jenis logo Abstrak LogoLogo abstrak adalah jenis tertentu dari pictorial mark/logo simbol (berbasis gambar). Tidak seperti jenis sebelumnya yang mudah dikenali, jenis logo ini memiliki bentuk geometris abstrak yang merepresentasikan merekmu.

Contoh merek atau bisnis dan perusahaan yang menggunakan jenis logo ini adalah Pepsi, Adidas dan BP yang memiliki logo abstraknya masing-masing.

Jenis logo ini sangat efektif karena mewakili keseluruhan bisnismu hanya dalam satu gambar saja. Logo abstrak memungkinkan kamu untuk berpikir kreatif menciptakan sesuatu untuk mewakili merek atau bisnismu.

5. Logo Maskot

jenis logo logo maskotUmumnya jenis logo maskot mengandung unsur warna-warni yang menceriakan. Logo jenis ini adalah cara yang baik untuk membuat “juru bicara” atau karakter merek/bisnismu.

Sebuah karakter menggambarkan merek atau bisnis dan perusahaan yang kamu jalankan. Maskot akan dianggap sebagai duta bagi bisnismu. Beberapa contoh maskot yang terkenal adalah Kool-Aid Man, Kolonel KFC dan Mr. Peanut Planter.

Logo maskot cocok untuk perusahaan yang ingin menciptakan sebuah atmosfer tersendiri yang bisa menjadi daya tarik bagi keluarga dan anak-anak.

Pertimbangkan hal di bawah ini jika kamu mau menggunakan ketiga jenis logo di atas :

Hati-hati dengan kerumitan logo simbol karena hanya akan efektif jika kamu sudah memiliki merek yang kuat.
Logo simbol dan abstrak cocok untuk kegiatan dagang atau transaksi internasional karena nama bisnis tidak akan bisa ditranslate atau diartikan.
Hindari penggunaan logo simbol jika kamu memiliki rencana untuk mengubah model bisnis. Misalnya saja kamu menjual baju anak dan sudah memiliki logo simbol yang sesuai. Namun apa jadinya jika kamu mengubah model bisnis menjadi misalnya menjual minuman ?
Logo asbtrak memungkinkan kamu untuk sekreatif mungkin menciptakan gambar unik untuk bisnismu. Sebaiknya pekerjakan desainer yang handal dan mengerti tentang perpaduan warna, ukuran dan struktur untuk menciptakan makna tertentu.
Salah satu manfaat dari penggunaan logo maskot adalah untuk mendorong interaksi pelanggan. Oleh karena itu maskot adalah salah satu alat promosi yang efektif.

6. Logo Kombinasi


jenis logo kombinasiSama seperti namanya, logo kombinasi terdiri dari gabungan wordmark atau lettermark dengan logo simbol, abstrak atau maskot. Gambar dan teks bisa disatukan, ditumpuk, atau terintegrasi satu sama lain untuk menciptakan sebuah logo.

Beberapa logo kombinasi yang terkenal adalah Doritos, Burger King dan Lacoste. Dengan menggunakan jenis logo ini, maka pelanggan akan mulai mengenal nama merekmu karena perpaduan menarik yang ada.

7. Logo Lambang



jenis logo lambangSebuah logo lambang terdiri dari huruf yang berada di dalam simbol atau ikon, lencana, segel dan “puncak” atau inti dari lambang tersebut. Logo ini cenderung memiliki tampilan tradisional yang dapat membuat dampak mencolok.

Sehingga lambang sering digunakan untuk sekolah, organisasi atau lembaga pemerintah serta industri otomotif.

Penggunaan lambang yang rumit kurang cocok jika ditempatkan pada kartu nama karena tidak akan terlihat jelas. Jika kamu mau menjahit atau menempelkan lambang pada barang tertentu seperti topi atau baju, pastikan lambang tersebut didesain secara sederhana.